Dulu aku selalu bersemangat menanti datangnya senja. Menantinyadi
atas atap yang memiliki efek seakan berbatas dengan langit. Aku kan
menunggu senja itu hingga akhirnya sinar jingganya akan hilang berganti
dengan sinar rembulan. Perlahan tapi pasti sinar itu tidak akan sendiri
karna ada bintang yang bertebar menemani sinar yang indah.
Dan saat malam telah tiba aku akan berada diatas atap itu bersama dengan seseorang. Seseorang yang telah mengetuk pintu hati q, dan berharap agar pintu hati itu segera terbuka dan membiarkannya masuk menjadi penghuni didalam hati q. seseorang yang telah menyemagati q disaat q merasa seoranjg diri. Seseorang yang saat itu hadir sebagai malaikat dalam kehidupan q. Akan banyak cerita yang terucap dariku, dan dia hanya tersenyum sambil mendengar celoteh q. entah apa yang bisa membuat q begitu lancar bercerita tentang semuanya, semua cerita q mengalir begitu saja. Sambil sesekali menatap keatas melihat pesona yang dipancarkan oleh bintang dan bulan. Suasana yang tak mungkin q lupakan. Mungkin itu adalah pengalaman pertama q
Mungkin dia benar- benar tau cara untuk membuat wanita jatuh hati padanya, kata orang wanita suka jika saat ia berbicara ia didengarkan dan diperhatikan. Dan itu yang dia lakukan pada q. dan ternyata aku menyukainya. Dan aku mulai larut dalam permainannya. Aku menjadi seseorang yang menjalni hidup penuh dengan warna.
Tapi itu dulu….karna sekarang semuanya telah berubah, aku sudah tidak lagi bersemangat menanti datangnya senja. Dan aku sudah tidak bersemnagat lagi menanti datangnya sinar bulan yang ditemani oleh taburan bintang.
Sekarang hati q justru sakit dan perih jika harus menanti senja dan harus melihat bulan bersama dengan bintang, hanya mengingatkan q akan seseorng yang telah melukai hati ini. ,membuat hidup q jauh lebih buruk dari sebelumnya.
Dan senja itu hanya akan menjadi senja diperbatasan hati. Karna aku tak lagi ingin melihat senja itu biarlah ia tersimpan dalam hati sebagai kenangan dalam hidup ini, sebagai goresan kisah dalam hidup q.
Dan saat malam telah tiba aku akan berada diatas atap itu bersama dengan seseorang. Seseorang yang telah mengetuk pintu hati q, dan berharap agar pintu hati itu segera terbuka dan membiarkannya masuk menjadi penghuni didalam hati q. seseorang yang telah menyemagati q disaat q merasa seoranjg diri. Seseorang yang saat itu hadir sebagai malaikat dalam kehidupan q. Akan banyak cerita yang terucap dariku, dan dia hanya tersenyum sambil mendengar celoteh q. entah apa yang bisa membuat q begitu lancar bercerita tentang semuanya, semua cerita q mengalir begitu saja. Sambil sesekali menatap keatas melihat pesona yang dipancarkan oleh bintang dan bulan. Suasana yang tak mungkin q lupakan. Mungkin itu adalah pengalaman pertama q
Mungkin dia benar- benar tau cara untuk membuat wanita jatuh hati padanya, kata orang wanita suka jika saat ia berbicara ia didengarkan dan diperhatikan. Dan itu yang dia lakukan pada q. dan ternyata aku menyukainya. Dan aku mulai larut dalam permainannya. Aku menjadi seseorang yang menjalni hidup penuh dengan warna.
Tapi itu dulu….karna sekarang semuanya telah berubah, aku sudah tidak lagi bersemangat menanti datangnya senja. Dan aku sudah tidak bersemnagat lagi menanti datangnya sinar bulan yang ditemani oleh taburan bintang.
Sekarang hati q justru sakit dan perih jika harus menanti senja dan harus melihat bulan bersama dengan bintang, hanya mengingatkan q akan seseorng yang telah melukai hati ini. ,membuat hidup q jauh lebih buruk dari sebelumnya.
Dan senja itu hanya akan menjadi senja diperbatasan hati. Karna aku tak lagi ingin melihat senja itu biarlah ia tersimpan dalam hati sebagai kenangan dalam hidup ini, sebagai goresan kisah dalam hidup q.
Komentar
Posting Komentar