Langsung ke konten utama

beri saya waktu

Ingin memejamkan mata, tapi tiba- tiba terusik dengan sebuah pertanyaan tadi sore saat dikampus " lho mbak kok semua datanya tentang ibunya aja, data- data tentang ayah nya mana ya???" tanpa menjawab, saya langsung berbalik dan meninggalkan petugas itu seorang diri, tanpa menghiraukan teriakannya memanggil- manggil saya... ingin berbalik dan mengucapkan "maaf pak permisi kebelakang sebentar" setelah itu kabur tanpa perlu kembali lagi. tapi kata- kata itu sulit terucap, terhambat oleh bendungan air mata yang siap tumpah. karena menghindari rasa malu (menangis di kampus dan didepan para dosen), maka saya lebih memilih pergi dengan cara yang tidak sopan menurut saya.

maaf pak, bukan maksud saya untuk tidak sopan dengan mengacuhkan pertanyaan dan tidak menghiraukan panggilan anda. tapi beri saya waktu untuk mampu mencerna maksud dari pertanyaan bapak tersebut, karna jika saya tidak salah mengartikannya, bukankah maksud dari pertanyaan bapak adlah menanyakan alasan mengapa hanya nama ibu yang saya cantumkan, tanpa ada nama ayah, dan bukan kah itu berarti bapak secara tidak langsung ingin tau tentang kondisi keluarga saya???

maaf pak, beri saya waktu untuk mencerna kembali maksud dari pertanyaan anda, dan sekarang saya telah paham maksud dari pertanyaan itu, tapi, kembali beri saya waktu untuk mampu memiliki keberanian menceritakan semuanya kepada anda, dan beri waktu saya untuk berfikir, apakah saya harus menjawab pertanyaan bapak atau tidak, karena menurut saya pertanyaan bapak tidak seharusnya saya jawab, saya rasa data yang saya berikan telah cukup jika hanya untuk mengajukan sebuah surat permohonan. suatu permohonan yang tidak mungkin saya ajukan jika saja saya memiliki seseorang yang seharusnya menjadi kepala keluarga bagi saya, kakak, adik dan juga ibu.

dan malam ini, saya hanya mampu bertanya- tanya, mengapa syarat yang menurut orang sangat mudah, tapi terasa sulit bagi saya untuk memenuhi nya, saya hanya ingin menjadi seseorang yang sama didepan orang lain, tanpa harus terusik dengan latar belakang keluarga. dan hanya mampu berdoa, saat nanti entah itu kapan, saya dihadapkan dengan sesuatu hal yang didalamnya berisi tentang data- data orang tua, semoga tidak ada lagi yang bertanya, mengapa hnya nama dan data tentang  ibu yang saya cantumkan, lalu bagaimana tentang data ayah?? karena jika hal itu terjadi, sama seperti kejadian sore tadi diruang kemahasiswaan kampus saya, saya akan pergi tanpa permisi dan saya akan berucap, tolong beri saya waktu untuk bisa mencerna maksud dari pertanyaan saudara, dan setelah itu beri saya waktu untuk mampu menjelaskan tentang pertanyaan tersebut.


NB: sebuah kejadian yang tak mungkin terlupakan (19 september 2011, 16.35 wib)

Komentar

post populer

Interaksi Obat & Makanan

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas : “ Farmakologi dan Imunologi Gizi“ Dosen Pengampu : . dr. Fitri Indah Setiyawati, M.Sc dan tim BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Hubungan dan interaksi antara makanan, nutrien yang terkandung dalam makanan dan obat saling mendukung dalam pelayanan kesehatan dan dunia medis. Makanan dan nutrien spesifik dalam makanan, jika dicerna bersama dengan beberapa obat, pasti dapat mempengaruhi seluruh ketersediaan hayati, farmakokinetik, farmakodinamik dan efek terapi dalam pengobatan. Makanan dapat mempengaruhi absorbsi obat sebagai hasil dari pengubahan dalam saluran gastrointestinal atau interaksi fisika atau kimia antara partikel komponen makanan dan molekul obat. Pengaruh tergantung pada tipe dan tingkat interaksi sehingga absorbsi obat dapat berkurang, tertunda, tidak terpengaruh atau meningkat oleh makanan yang masuk. 1.2 RUMUSAN MASALAH Berdasarkan pada latar belakang diatas maka makalah ini akan meni...

GASTRO ESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA ANAK

Makalah Disusun Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Dietetika Penyakit Infeksi dan Defisiensi BAB I PENDAHULUAN A.     L atar Belakang Masalah Refluks gastroesophageal adalah fenomena fisiologis normal dialami sesekali oleh kebanyakan orang, terutama setelah makan. Gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika jumlah asam lambung yang refluks ke kerongkongan melebihi batas normal, menyebabkan gejala dengan atau tanpa cedera mukosa esofagus yang terkait (yaitu, esofagitis). Suatu penelitian yang dilakukan oleh Richter dan Organisasi Gallup memperkirakan bahwa Survei Nasional 25-40% orang Amerika dewasa yang sehat mengalami gejala GERD, paling sering dimanifestasikan secara klinis oleh pyrosis (mulas), setidaknya sebulan sekali. Selanjutnya, sekitar 7-10% dari populasi orang dewasa di Amerika Serikat mengalami gejala tersebut pada setiap hari. B.      Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas , maka k...

Asupan Inhibitor Absorbsi Zat besi

          Zat inhibitor besi adalah zat dalam bahan makanan yang dapat menghambat absorbsi besi (DeMaeyer, 1995). Absorbsi zat besi dapat dihambat oleh tingginya derajat sejumlah faktor pengkelat zat besi termasuk asam karbonat, asam oksalat, fosfat dan fitat. Faktor serat dalam sayuran dapat menghambat absorbsi zat besi (Kasdan, 2000).           Penyebab utama kekurangan zat besi adalah gangguan penyerapan zat besi non-hem karena adanya faktor inhibitor seperti asam fitat atau senyawa polifenol yang banyak terdapat dalam makanan nabati, buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, kacang-kacangan, sereal dan yang paling tinggi terdapat   dalam teh, kopi, anggur merah, kakao dan berbagai macam teh herbal (Hurrell, 1999).       Fitat, asam oksalat, tanin bahkan fosfat yang ada dalam berbagai bahan makanan nabati cenderung membentuk endapan zat besi yang tidak larut yan...